Parameter Kesuksesan: Mendefinisikan Kembali Makna “Kaya”

Richard Branson, founder Virgin Group (induknya Air Asia, maskapai Virgin America, label rekaman raksasa Virgin Record, dan masih banyak lagi), mengatakan bahwa parameter terbaik untuk mengukur kesuksesan adalah kebahagiaan. Uang adalah produk sampingan dari tujuan-tujuan yang bermakna lebih besar, seperti passion, kegemaran, dan kebijaksanaan. Have fun, do good, and money will follow.

Seorang mantan banker Goldman Sach (perusahaan perbankan raksasa Amerika) mendefinisikan kembali makna dari “kekayaan” dan apa yang disebut “kaya.”

Jika kamu punya aset plus penghasilan pasif yang cukup untuk memenuhi biaya gaya hidup pribadi sepanjang hidup kamu, dan uang itu memungkinkan kamu untuk mengerjakan sesuatu yang kamu suka (tanpa mempedulikan kompensasi), maka kamu kaya.

simplicityJika kamu suka memberikan makan pada kaum tak punya, dan punya pemasukan pasif yang cukup untuk menghidupi diri, maka kamu sudah disebut kaya.

Jika kamu suka mengajar anak-anak sampai ke pelosok negeri, dan punya pemasukan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, maka kamu kaya.

Jika kamu adalah seorang pemilik warung, pemasukan yang anda punya cukup menghidupi kamu dan keluarga, kamu senang selalu bisa berada di rumah dan bercengkrama dengan keluarga, maka kamu kaya.

Jika kamu seorang nelayan, dengan kapal tidak terlalu besar, kru tidak terlalu banyak, kamu senang karena ikan yang ditangkap cukup untuk memenuhi kebutuhan diri dan keluarga, memungkinkan kamu pulang sebelum senja, memiliki waktu bermain dengan anak, maka kamu kaya.

Jika kamu adalah eksekutif muda yang kompetitif, menjadi CEO perusahaan adalah impian terbesar dalam hidupmu, duit sudah pasti oke dan kamu senang dengan pekerjaanmu, maka kamu kaya.

Jika kebahagiaan terbesar dalam kehidupan kamu, terdiri dari membaca novel dan menulis memoar setiap hari, dan kamu bisa hidup cukup murah untuk membuat itu terjadi selama sisa hidup kamu, maka kamu kaya.

Jadi, bagi kamu yang memiliki pekerjaan dengan gaji tinggi dan pengisap jiwa, meskipun kamu mungkin memiliki rumah atau apartemen mewah dan pakaian desainer ternama, kamu tidak benar-benar kaya jika kamu membenci pekerjaanmu.

 

4 Responses

  1. wah luar biasa inspirasi ini..yang kutangkap " PEKERJAANKU ADALAH HOBIKU, HOBIKU ADALAH PEKERJAANKU DAN DARI hobiku ku bisa merasa cukup…'hehehe kata BAHAGIA DAN CUKUP yang membuat kita kaya…heheheh ku juga sering melihat seorang yang dianggap miskin oleh oranglain tapi mereka bahagia…dengan kehidupanya dan merasa cukup dengan pendapatanya karena sudah bisa menghidupi diri dan keluarganya…..( #KAYA YANG SEBENARNYA ) hehehe sori komentarnya ngelantur mba Fany..kusuka sama tulisan-tulisan di blog anda..

  2. terima kasih mas
    senang jika ada yang suka 🙂

  3. cukup menginspirasi 😉

  4. Terima kasih 😀

Leave a Reply